GORESAN TANGAN, GORESAN HATI, GORESAN UNTUK DIRIMU

Minggu, 20 Maret 2011

Sejarah tetap berpihak kepada kami!

Persib Bandung kembali gagal menaklukan musuh bebuyutannya Persija 'Macan Kemayoran' Jakarta. Bertanding di hadapan puluhan ribu pendukungnya sendiri Maung Bandung harus mengakui kenggulan tim ibukota dengan skor 2-3.
Persija membuka keunggulan di menit-16 lewat sontekan Bambang Pamungkas, menerima umpan matang dari Greg Nwokolo yang menusuk dari sektor sayap, pria yang akrab disapa bepe ini tanpa kawalan dengan mudah menjebol gawang kiper timnas Indonesia Markus Haris Maulana, gol! 0-1 untuk Persija. Gol kedua lahir kemabali dari sektor sayap, M. Ilham yang menusuk dari sisi kiri pertahanan Persib memberi umpan ke depan gawang yang ditepis oleh Markus, namun bola yang ditepis malah jatuh ke kaki Oliver Makor, tanpa basa-basi pria yang menjadi idola baru dari Jakmania ini langsung melancarkan tendangan keras ke gawang Persib, babak pertama berakhir dengan keunggulan Persija 0-2.
Babak kedua berlangsung Persib yang tertinggal 2 gol terus melancarkan serangan ke pertahanan Persija, alhasil wasit pun menunjuk titik putih yang menurut pandangan saya di tv itu adalah diving karena pemain Persija mengambil bola bukan kaki dari Mijan Radovic. Matsunaga Shohei pun tak menyia-nyiakan kesempatan pernalti, gol yang dilesakkan pria Jepang itu disambut sorak sorai oleh puluhan ribu bobotoh yang memadati stadion, Persib 1-2 Persija. Keunggulan Persib tidak bertahan lama, memanfaatkan kemelut di depan gawang Oliver Makor melancarkan tendangan yang disambut lesakan Bepe ke gawang Persib, publik Jalak harupat pun terdiam. 1-3 untuk Persija.
Persib terus melancarkan serangan sporadis ke pertahanan Persija, namun serangan Persib selalu kandas oleh lini pertahanan yang di jaga oleh Precious dkk. Persija bukan tanpa perlawanan sesekali Persija melakukan serangan balik yang berbahaya lewat sepakan Greg Nwokolo, namun penyelesaian yang kurang apik selalu kandas di  depan gawang Persib. Maung Bandung pun memecah kebuntuan, memanfaatkan kemelut di depan gawang Hendro Kartiko yang gagal menangkap bola malah jatuh di kaki Abanda, pria yang pernah menjadi ikon tim Persija ini melesakkan bola ke gawang Hendro yang sudah tak terkawal. skor 2-3 untuk keunggulan Persija berakhir hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil ini sekaligus memperpanjang rekor bagus Persija atas Persib.



Sejarah tetap berpihak terhadap Persija

Rekor pertemuan “Head to Head” di partai yang banyak disebut oleh kalangan sepakbola nasional sebagai partai “Derby of Infonesia” ini dari 25 kali pertemuan terakhir selama enam belas tahun belakangan ini Persija Jakarta masih mendominasi dengan meraih kemenangan sebanyak 15 kali, seri 8 kali dan hanya mengalami kekalahan 3 kali saat Persija bertemu Persib di Bandung, patut dicatat pula kekalahan Persija atas Persib semuanya bukan dialami di Jakarta dan Persib juga pernah mengalami kekalahan dengan status Walk Out (WO) pada tahun 2005 akibat tidak berani bermain di stadion Lebak Bulus yang kala itu telah dipenuhi oleh ribuan The Jakmania dengan alasan keamanan, sementara Persija sendiri telah banyak mengoleksi kemenangan di kandang Persib selama kurun waktu 19 tahun belakangan ini. 

inilah akibat dari tim sombong dan suporter anarkis, buktinya :
1. Pelatih Persib Daniel Roekito sebelum bertanding berbicara kepada media bahwa Persija adalah tim yang biasa-biasa saja, sementara dari kubu Persija pelatih Rahmad Darmawan terus meracik strategi karena mereka mengakui bahwa tim Persib sedang bagus dan on fire.
2. Persija di bandung mendapatkan sambutan yang kurang baik, mereka menaiki kendaraan rantis baja dari kepolisian untuk menghindari tindakan kampungan dari bobotoh dan bus yang dinaik official Persija kacanya hancur lebur dilempari batu oleh oknum bobotoh. Sementara jika Persib main di Jakarta mereka mendapatkan sambutan yang baik dengan tanpa kendaraan rantis tapi dengan menaiki bus dan tanpa lemparan batu sedikitpun.
3. Setiap Pertandingan Persib vs Persija  di bandung atau bahkan jika Persib tidak melawan Persija sekalipun, suporter mereka selalu menyanyikan lagu-lagu rasi bernada mencaci terhadp Persija dan Jakmania. sementara di Jakarta hampir tidak ada nyanyian seperti itu tapi lebih bernada memberi semangat ke Persija yang sedang bertanding, walaupun masih ada sayup-sayup nada cacian oleh berapa oknum suporter Persija yang kebanyakan adalah remaja, namun semua itu tertutup oleh nyanyian keras pemberi semangat dari puluhan ribu Jakmania yang lainnya.
Bung Ferry (Sekretaris tim Persija, mantan Ketua Jakmania) pernah berkata, "kami bukan yang terbaik tapi kami berusaha menjadi yang terbaik"

MAUNG MU TAKKAN BISA MENERKAM MACAN KU!!
MAUNG MU TAKKAN BISA MENYAINGI MACAN KU!!
BIRU MU TAKKAN BISA DISEJAJARKAN DENGAN OREN KU!!

INI JAKARTA BUKAN BANDUNG, INI MACAN BUKAN MEONG.. EH.. MAUNG..


berikut cuplikan video Pertandingan Persib vs Persija di Jalak Harupat jumat (18/3)





Tidak ada komentar:

Posting Komentar